Cari Blog Ini

Visit Indonesia 2011

Acara Hari Ini

Acara Hari Ini
Waktu dan Tempat: Ahad, 19 Juni 2011 @JEC (Jogja Expo Center)

Senin, 13 September 2010

HURUF-HURUF DAN ANGKA-ANGKA ASLI BAHASA SUNDA [MARI KITA KENALI DAN KITA PELAJARI]

Assalammualaikum Wr. Wb.
Bienvenue sur Blogger..
Herlich wilkommen..
Welcome..
Selamat datang..
Wilujeng sumping.. 
Sugeng rawuh..

aksara asli Bahasa Sunda

3boysofsmandela.blogspot.com - Kalian pasti tahu bahwa negeri tercinta kita ini sungguh kaya dibanding dengan negara-negara lain di dunia. Mengapa demikian? Seperti tulisan yang saya kutip dari Suranenggala di bawah tentang negeri terkaya di dunia, negara kita Indonesia. Sungguh nyata bagi mata kita melihat kekayaan yang dimiliki negeri kita tercinta ini. Dimulai dari sumber daya alamnya yang takkan bisa dihitung sampai pada etnis-etnisnya yang sungguh beragam yang menghiasi khasanah budaya yang dimiliki negeri tercinta kita Indonesia. Namun siapakah yang mengolahnya saat ini? Para pengusaha dari luar negeri yang mengolahnya. Memang mereka jauh lebih baik dari kita, dari sisi teknologi yang mereka ciptakan dan dimiliki mereka. Namun, sebenarnya kitalah yang lebih baik dari mereka. Mengapa? Kita beruntung dilahirkan di negara sekaya ini, yang memiliki banyak suku yang menghiasi tanah air kita. Hampir di seluruhnya etnis berbeda kita temukan di suatu daerah yang ada di negeri kita. Namun, kita hanya mampu menjadi pekerjanya. Mengapa? Mungkin karena semangat perubahan kita yang menurun dari waktu ke waktu. Sangat miris sekali melihatnya ketika negeri diciptakan makmur oleh Tuhan, tetapi hanya sedikit dari kebanyakan orang tidak mampu mengolahnya. Banyak sekali kekayaan negeri kita yang tidak secara langsung diklaim oleh bangsa lain, para pengusaha asing. Bahkan budaya juga tak urung dilirik untuk dimiliki oleh bangsa asing. Hmm..sungguh sangat disayangkan sekali melihat sederet kejadian yang menimpa bangsa kita untuk kedua hal itu. Bukan hanya saat ini, tetapi saat jaman penjajahan yakni saat penjajahan yang dilakukan oleh bangsa Belanda saat sebelum proklamasi dilantunkan oleh presiden Soekarno saat itu, banyak sekali artikel asli bangsa ini seperti; Tulisan asli bahasa-bahasa daerah yang sebenarnya milik kita namun diambil oleh bangsa Belanda kemudian dimuseumkan di Belanda. Pernahkah kita meminta yang sebenarnya milik kita pada mereka? Saya rasa saya belum pernah mendengar. Karena saya pernah mendengar cerita guru saya saat semasa saya SMP, guru saya mengatakan (contoh: tulisan Bahasa Sunda) bahwa Bahasa Sunda tidak hanya bahasanya saja yang biasa kita gunakan itu sebenarnya bukan asli tetapi tulisan Sunda yang sebenarnya ada tidak pernah kita kenali sedikitpun. Untuk itu saya disini sebagai penulis akan saya kutip sedikit sejarah dan beberapa huruf asli dan angka asli Bahasa Sunda. Berikut ini:

Sejarah

Pada awalnya, iaitu pada sekitar kurun kelima hingga kelapan, tulisan Pallava digunakan di Jawa Barat untuk menulis dalam bahasa Sanskrit. Kemudian, pada kurun ke-14, tulisan Sunda Kuno (Sunda Kuna) muncul. Tulisan ini digunakan oleh Kerajaan Sunda sehingga ke kurun ke-18. alam tempoh tersebut, beberapa sistem tulisan lain juga diperkenalkan, antaranya ialah tulisan Jawa yang digunakan pada kurun ke-17 sehingga kurun ke-19, dan tulisan Arab (Pegon?) yang digunakan pada kurun ke-17 sehingga pertengahan kurun ke-20. Bermula pada kurun ke-20, abjad Rumi digunakan sebagai sistem tulisan rasmi untuk bahasa Sunda.
Tulisan Sunda moden telah dipiawaikan pada tahun 1996 dan dinamakan Sunda Baku. Tulisan ini mempunyai sedikit perbezaan dengan Sunda Kuno.
Bukti penggunaan tulisan Sunda yang terawal ialah penemuan beberapa batu bersurat di Kawali, Jawa Barat.

Abjad

Tulisan Sunda merupakan sistem tulisan abjad suku kata. Setiap huruf mewakili suku kata yang terdiri daripada dua bunyi, iaitu konsonan dan vokal. Setiap huruf mempunyai bunyi vokal asal /a/, tetapi bunyi vokal tersebut boleh dibatalkan dan digantikan dengan bunyi-bunyi lain dengan menggunakan tanda diakritik.

Huruf asas

Terdapat 25 huruf asas (Basa Sunda: aksara ngalagena) dalam abjad Sunda. Huruf-huruf ini disusun mengikut turutan Brahmi.
Sunda Ka.pngka Sunda Qa.pngqa Sunda Ga.pngga Sunda Nga.pngnga Sunda Ca.pngca Sunda Ja.pngja Sunda Za.pngza Sunda Nya.pngnya
Sunda Ta.pngta Sunda Da.pngda Sunda Na.pngna Sunda Pa.pngpa Sunda Fa.pngfa Sunda Va.pngva Sunda Ba.pngba Sunda Ma.pngma
Sunda Ya.pngya Sunda Ra.pngra Sunda La.pngla Sunda Wa.pngwa Sunda Sa.pngsa Sunda Xa.pngxa Sunda Ha.pngha Sunda Kha.pngkha Sunda Sya.pngsya

Huruf vokal

Huruf vokal (Basa Sunda: aksara vokal mandiri) digunakan untuk melambangkan suku kata yang bermula dengan bunyi vokal dan tidak mempunyai konsonan. Terdapat tujuh macam huruf vokal:
Sunda A.pnga Sunda I.pngi Sunda U.pngu Sunda E.pnge Sunda O.pngo Sunda Ae.pngé Sunda Eu.pngeu

 Tanda diakritik

Tanda vokal (Basa Sunda: aksara swara) ditambahkan pada huruf asas untuk mengubah bunyi vokalnya.
Sunda Panghulu.png panghulu - untuk bunyi /i/
Sunda Panyuku.png panyuku - untuk bunyi /u/
Sunda Pamepet.png pamepet - untuk bunyi /ǝ/
Sunda Panolong.png panolong - untuk bunyi /o/
Sunda Paneleng.png panéléng - untuk bunyi /e/
Sunda Paneuleung.png paneuleung - untuk bunyi eu
Selain itu, terdapat juga beberapa tanda lain yang membatalkan bunyi vokal /a/ pada huruf asas dan menggantikannya dengan bunyi lain.
Sunda Pamingkal.png pamingkal - untuk bunyi ya
Sunda Panyakra.png panyakra - untuk bunyi ra
Sunda Panyiku.png panyiku - untuk bunyi la
Sunda Pamaeh.png pamaeh - untuk tiada bunyi (baris mati)
Sunda Panyecek.png panyecek - untuk bunyi ng
Sunda Panglayar.png panglayar - untuk bunyi r
Sunda Pangwisad.png pangwisad - untuk bunyi h

Angka

Angka dalam tulisan Sunda menggunakan sistem nombor perpuluhan.
Sunda 1.png1 Sunda 2.png2 Sunda 3.png3 Sunda 4.png4 Sunda 5.png5 Sunda 6.png6 Sunda 7.png7 Sunda 8.png8 Sunda 9.png9 Sunda 0.png0

Tanda baca


Tulisan Sunda tidak mempunyai sebarang tanda baca khusus. Kesemua tanda baca dipinjam daripada tulisan Rumi, umpamanya koma, noktah dan tanda soal.



Berikut tadi adalah sedikit sejarah dan beberapa huruf dan angka asli dari etnis Sunda. Namun, pernahkah kita mempelajarinya? Pernahkah kita diperkenalkan huruf-huruf dan angka-angka tersebut? Belum pernah saya rasa. Mengapa? Karena tulisan tersebut sudahlah dibawa oleh bangsa Belanda. Lalu, apa yang harus kita perbuat? Diam saja? atau bergerak untuk mengambilnya?

Sebelumnya sebuah bahasa akan kita mengerti ketika kita dikenalkan dan diberi pelajaran tentangnya. Dan diberi sumber asli darimana asal-usul bahasa tersebut. Sungguh sangat disayangkan ketika yang sebenarnya milik kita tidak kita pelajari sedikitpun. Mungkin dari artikel yang saya posting disini dapat memudahkan anak-anak bangsa, khususnya anak-anak dari etnis Sunda untuk mempelajari huruf-huruf dan angka-angka asli tentang bahasa yang sering mereka gunakan.


Terima kasih untuk pembaca blog saya yang telah membaca postingan saya ini. Bila ada kesalahan-kesalahan yang saya posting di blog saya ini, mohon dimaafkan.




posted by:  hamdan 3boyz
sourced from: http://ms.wikipedia.org/wiki/Tulisan_Sunda from Google

6 komentar:

  1. Luar biasa, tanpa kita sadari...memang kita punya sesuatu yang harus kita pertahankan...
    Sebuah bahasa akan kita mengerti dan pahami, berawal dari kita mengapresiasinya... dan kini saya yakin, Anda telah mengapreiasinya...hahahahahahahahaha.... Lanjutkan! Mari belajar prancis, jerman, korea, jepang, indonesia, sunda, jawa, indiaaaa...hehehe

    BalasHapus
  2. huuunng..siap mba aji..haha..dinka dinki ternyata asli yo..!!

    BalasHapus
  3. Dinka dinki asli nu... (jangan bicarakan ini di blog!)...
    Lanjutkan, menulismu nakk!!! Tetap pegang penamu ya nak, ya???

    BalasHapus
  4. yak apapun itulah...
    tetap semangKa,nggih....hahahahahahaha...

    BalasHapus